[Review & Giveaway] Our Destiny – Aya NH

e158f25f9e5dfd221d12224521e22d78
 
 
Judul                     : Our Destiny
Penulis                 : Aya NH
Penerbit              : Gramedia Pustaka Utama
Terbit                    : Cetakan pertama, Juli 2015
Tebal                     : 192 halaman
Rate                       : 3 / 5
 
 

Sudah bertahun-tahun Nenek menuduh Afra sebagai penyebab kehancuran keluarga mereka, sekalipun gadis itu tak pernah tahu apa yang membuat Nenek begitu membencinya. Afra berusaha menjadi tegar. Keseharian Afra yang kelam tiba-tiba saja diterangi dengan kedatangan Radit sebagai seorang pacar. Radit hadir sebagai sosok yang membuatnya semangat bangun pagi, mengantar-jemputnya ke sekolah, pun menjadi hal yang dapat ia banggakan di depan para sahabat.

Semuanya berjalan begitu sempurna dan Afra kira ini merupakan sebuah awal yang baik. Namun, hal yang mengejutkan tiba-tiba terjadi. Radit memutuskannya secara sepihak. Memasang status berpacaran dengan mantan lamanya, Wini. Dan mencampaknya begitu saja.

Afra bingung. Dirinya yang begitu percaya diri, kembali dilanda hawa frustasi, terlebih ketika Nenek selalu menyalahkannya atas segala hal. Kemudian Ihsan—mantan pacar yang dulu berselingkuh di belakangnya—kembali hadir.

Ujian kelulusan semakin dekat. Afra mencoba berkonsentrasi untuk menentukan masa depannya, namun tidak semudah itu bagi Afra dalam melupakan Radit. Lantas, ke manakah takdir akan membawa Afra? Apakah menuju sebuah jawaban atau malah membuat permasalahannya menjadi semakin rumit?

 
 

Pertama kali menjumpai sinopsis “Our Destiny”, sudah dipastikan jika calon pembaca bakal sedikit terkesima. Dengan dilatarbelakangi dunia SMA, sosok Afra sebagai tokoh utamanya sudah sedemikian rupa dibikin jungkir-balik oleh Aya NH. Bayangkan saja, tumbuh dengan dibenci oleh nenek sendiri, lantas ditipu mentah-mentah oleh pacar, dan dikonfrontasi oleh sang cinta lama. Bisa diibaratkan Afra berdiri di medan perang seorang diri, dan disuruh menghindari tiga permasalahan terberat dalam hidupnya.

Pertanyaan yang perlu diajukan dalam membaca “Our Destiny” adalah “bagaimana”, bukannya “apa”, lantaran sedari awal, bahkan pada sinopsisnya, Aya NH sudah mendata konflik apa saja yang bakal dihadapi oleh Afra, jadi bagaimanakah dia bisa melewati ujian demi ujian yang datang?

Kalimat yang dihaturkan pada halaman pertama sebenarnya punya bobot yang berkebalikan dengan konflik-konfliknya. “Our Destiny” mengingatkan saya pada teenlit di era 2000 awal, yang mana, nyaris semuanya berlatarbelakang dunia SMA. Seperti “Dealova” salah satunya—“Our Destiny” dibuka dengan sebuah adegan klise, yang mana Afra bersiap berangkat ke sekolah dan dijemput oleh sang pacar, Radit. Setiap dari adegan ke adegan lainnya, terbukti disusun amat rapi oleh sang penulis. Seolah tak pernah kehabisan ide, konflik bergulir naik turun, seperti giliran penyanyi memamerkan kebolehannya di atas panggung.

Namun, yang disayangkan dari pergantian tersebut, jejak antara satu adegan dan adegan berikutnya tidak banyak diselingi oleh intermezo yang menjebak. Sehingga bagi pembaca yang gemar menyimak adegan-adegan yang penuh kejutan, “Our Destiny” bisa dibilang kurang mengena di hati. Banyak adegan yang sifatnya mudah dicerna, tapi mudah juga dilupakan karena bergerak terlalu rapi dan terlalu terstruktur.

Bahasa yang digunakan Aya NH mudah dimengerti, tidak banyak mengandung diksi, tapi di beberapa titik dilematis, saya merasa Aya NH mencoba memasukkan kalimat-kalimat dan frasa yang cukup puitis. Akan tetapi, saya berharap, ke depannya Aya NH, yang akan meluncurkan novel selanjutnya, bakal lebih berani memainkan kata sekaligus dialog para tokohnya, bukannya memperbesar ukuran huruf.  Entah preferensi sendiri atau bukan, namun saya rasa, buku “Our Destiny” bakal lebih menarik jika dikemas dengan sedikit nakal. Memasukkan adegan-adegan dan dialog yang sedikit melenceng sehingga tanpa sadar pembaca bisa mengenal lebih dekat para karakternya tanpa sebuah sesi khusus untuk menjelaskan sifat-sifat mereka dengan narasi.

Seperti yang dijelaskan di awal, alur yang dihadirkan Aya NH pada “Our Destiny” sudah dapat ditebak dari sinopsisnya. Namun, sebagai penulis debut, Aya NH nampak profesional dalam dunia kepenulisan. Dibarengi dengan ide yang klise, alurnya tidak dibuat standar. Ada beberapa kali, Afra menyinggung masa lalunya dengan adegan napak tilas singkat, namun yang saya sukai dari adegan-adegan tersebut adalah pengemasannya yang dilabeli dengan tanggal dan tempat sebagai penanda lini masa yang berlaku. Pembaca jadi mudah menyimak, pun dapat mengetahui latar belakang karakternya dengan cukup jelas.

Hanya saja yang membuat saya tetap tak habis pikir adalah kelakuan Nenek yang keras kepala. Beberapa adegan (seperti kelakukan Nenek kepada Afra), menurut saya, alasan dan output-nya tidak cukup kuat dan berkelindan sehingga menjadikan konflik mudah terlupakan. Namun, ide untuk menghantarkan Afra pada konflik yang beruntun bisa dibilang cukup baik. Dan mungkin untuk persoalan plot/alur, harapan saya ke depannya, penulis tidak saja mampu membuat Afra jungkir balik, tapi juga membuat pembaca jungkir balik juga dengan konflik yang sulit diselesaikan. Jika dibikin saling tindih, pastinya bakal lebih menarik.

Untuk penokohan, sesungguhnya Aya NH tidak neko-neko. Tiga karakter utama pada ceritanya pasti sering dijumpai pada novel teenlit lainnya, maupun pada hierarki SMA di ibukota. Tapi, sosok Afra dan Radit bisa dibilang dua tokoh yang tetap paling saya ingat. Walaupun Radit berperan sebagai ‘antagonis’ di cerita ini. Namun, dialog-dialognya yang ceplas-ceplos yang paling saya ingat ketimbang Ihsan yang berpenampilan sebagai cowok baik-baik.

Sayangnya, untuk karakter lainnya, seperti Ihsan contohnya, dialognya cukup kaku, sehingga pembaca harus menggali lebih dalam tentangnya melalui teknik analitik pada narasi. Balik lagi ke pernyaaan awal, saya rasa, untuk penokohan, Aya NH bisa dibilang memiliki teknik yang aman. Penokohannya mudah dibayangkan pembaca, sudah menjadi bagian dari tradisi dan latar belakang para pembaca Indonesia sehingga mudah juga untuk diterima. Namun, untuk saya sebagai pembaca yang menyukai tantangan, saya mengharapkan pernak-pernik baru untuk para karakter di “Our Destiny” terlepas dari predikat mereka yang para siswa-siswi SMA.

Sebagai sebuah novel teenlit, sekolah memang menjadi latar yang paling sering disinggung dalam “Our Destiny”, namun Aya NH kentara sedikit berinovasi—melihat dari teenlit-teenlit terdahulu—“Our Destiny” punya latar yang berwarna-warni. Bukan saja menyinggung latar sekolah yang itu-itu saja, tapi malah mengajak berkeliling pembacanya: dari rumah ke sekolah, lantas menjejaki tempat rantauan baru sebagai anak kuliah, dan lainnya.

Sebagai penutup, bisa disimpulkan kalau “Our Destiny” adalah bacaan yang mudah diterima pembaca. Konflik yang dipilih merupakan konflik ‘rumahan’, pernah dicecap oleh banyak teman pembaca seumur Afra, namun lewat buku ini, Aya NH seakan ingin menyemangati kembali para kawan dengan konflik yang sama, karena setelah badai pasti ada pelangi yang akan tiba.

Our Destiny Blogtour Banner
 
Selanjutnya, bagi yang masih penasaran dengan dongeng “Our Destiny” karya Aya NH, dan pengin banget baca bukunya. Yuk, ikutan giveaway yang satu ini.

Syarat dan ketentuannya seperti biasa:
  1. Event ini hanya untuk teman-teman yang berdomisili di Indonesia.
  2. Follow twitter @AstiNH27 dan @frostbitiggy
  3. Share link giveaway ini di timeline Twitter dengan hashtag #OurDestiny. Lalu, mention @frostbitiggy dan @AstiNH27
  4. Dan jawab pertanyaan ini di kolom komentar dengan menuliskan nama, email, dan akun twitter:

Mengapa kamu ingin mendapatkan novel Our Destiny?

  1. Event giveaway ini hanya berlangsung selama tujuh hari, yaitu: 1 Agustus – 7 Agustus 2016.
  2. Satu orang yang beruntung bakal mendapatkan novel “Our Destiny” karya Aya NH
  3. Pemenang akan diumumkan pada tanggal  8 Agustus 2016.

Semoga beruntung:)
 
 

UPDATE

Sebelumnya saya ingin berterima kasih dulu kepada Kak Aya N. H. dan Kak Abduraafi Andrian untuk kesempatannya bekerjasama menyelenggarakan giveaway ini. Juga untuk teman-teman pembaca sekalian yang sudah berpartisipasi.

Well, sekarang saatnya mengumumkan pemenang giveaway #OurDestiny. Dan pemenang yang berhak memenangkan novel “Our Destiny” karya Aya N. H. adalah:

Deria Anggraini
@deriaanggraini_

Selamat kepada pemenang yang beruntung.  Saya tunggu data lengkapnya berupa: nama, alamat lengkap, dan nomor ponsel via email ke azuracaelestis@outlook.com dengan subyek: Pemenang Giveaway #OurDestiny.

Untuk teman-teman yang lain, jangan kecewa dan berkecil hati, mari coba peruntunganmu diblogtour selanjutnya.

Advertisements

21 thoughts on “[Review & Giveaway] Our Destiny – Aya NH

  1. Nama : Yohana
    Twitter : @MrsSiallagan
    Email : Yohanasiallagan23@gmail.com
    Jawaban : Saya tertarik sekali dengan Nover Our Destiny karya Aya NH. Setelah membaca Sinopsis dan review diatas, saja penasaran sekali bagaimana jalan ceritanya. Bagaimanakah kisah Afra pada akhirnya? Sepertinya, konflik yang melanda dirinya sangat complicated ya, mulai dari keluarga sampai pacar/ mantan. Bagaimanakah cara Afra fokus kesekolah ? Kasihan sekali melihatnya. Tapi Novel ini sangat menarik, karna berlatar anak SMA, .Penasaran sekali dengan nasib Afra. Semoga saya bisa membacanya. Seperti review diatas menyebutkan, bahwa novel ini masih memiliki kekurangan, semoga saya bisa berpartisipasi memberikan kritik nantinya.

  2. Nama : Naelil M.
    Akun twitter : @Naelil_ID
    Email : naellyixa@ymail.com

    Sebenarnya lebih penasaran dengan kenapa nenek membenci Afra. Karena hm kalo di kehidupan pribadi kan rata-rata ketika orangtuanya marah-marah, si nenek/kakek bakal sigap melindungi cucunya. Aneh aja. Nenek kan suka cucu biasanya. Atau nenek nggak suka menantunya eh? Entahlah… baca buku ini dulu biar tahu ceritanya :mrgreen:

  3. Bening Pertiwi
    bening.ip2389@gmail.com
    @Bening_Pertiwi

    alasan : Saya ingin menjadikan buku ini salah satu bahan riset tulisan. karena saya sedang membuat tulisan dengan tema remaja. Bukan berarti saya tidak punya cerita remaja lho. Tapi saya ingin melihat sudut pandang cerita remaja dari penulis berbeda, hehehe (jujur banget sih)

  4. Nama : Deria Anggraini
    Akun twitter : @deriaanggraini_
    Email : deriaanggraini21@gmail.com

    Jawaban :
    Kenapa aku ingin memiliki buku ini? Karena aku ingin membacanya wkwk percuma kan mau memiliki buku ini cuma jadi pajangan doang tapi nggak dibaca
    Tapi dari baca reviewnya aja aku udh tertarik dengan kisah Afra ini. Siswi SMA yg memiliki nenek yg membencinya, pacarnya yg mencampakkannya, dan mantan yg pernah menggoreskan luka di hatinya muncul kembali. Sebagai siswi remaja, pasti Afra ini memiliki emosi yg labil ala2 remaja pada umumnya. Lalu bagaimana ia menyelesaikan masalahnya dgn emosinya yg labil? Apakah ia akan berpikir dan bertindak layaknya org dewasa? Aku tertarik bagaimana Afra menjalani hidupnya dgn tegar disaat masalah2 timbul dalam kehidupannya, berperang melawannya. Apakahnya Afra mampu menghadapi masalahnya seorang diri? Atau ia dibantu oleh seseorang yg terus membuatnya menjadi tetap tegar? Lalu aku tertarik apa Afra dapat merelakan pacarnya yg tiba2 mencampakkannya, dan menerima takdirnya yg mengharuskan dia memiliki masalah2 khas remaja? Dan karena aku ini juga siswi SMA, aku yakin dapat merasakan apa yg Afra rasakan, jadi seenggaknya akan mengerti perasaannya jika aku berada di posisinya, bener2 dapat relate dgn karakter Afra

  5. Nama: Ainun Mawa’dah Noor
    E-mail: amdnlee@gmail.com
    Akun Twitter: @AmdnLee

    Alasan saya mau baca novel Our Destiny karena saya tertarik dengan latar belakang si penulis yang baru mekar. Secara sigap saya kepengen mencium karya pertama penulis ini. Hitung-hitung buat tolak ukur saya sendiri. Saya bisa belajar dari kelebihan dan kekurangan novel si penulis yang baru debut ini 😉

    Terimakasih

  6. Nama: Ana Bahtera
    Email: anabahtera@yahoo.co.id
    Akun: @anabahtera
    Kenapa suka buku ini?
    I love teenlit so much, selalu suka dengan latar SMA karena masa SMA memang masa yang tak terlupakan. Penasaran akan akhir dari kisah Afra yang benar-benar menyentuh hati akan konflik yang dihadapinya, seorang anak SMA yang seharusnya bahagia mengapai cita-cita malah harus berjuang mati-matian untuk keluar dari masalah dan penasaran sama Radit yang menurut imajinasi Saya terlihat lebih keren daripada Ihsan..hahaha. Suka paduan covernya, akan menarik jika ada nyelip di rak buku Saya 

  7. Nama: Santi Rizkiyanti
    Twitter: sabtirizky95_
    Email: santirizky95@gmail.com

    Kenapa aku pengen Novel Our Destiny, karena aku penasaran destiny seperti apa yang akan datang pada Afra selanjutnya setelah begitu banyak kejadian yg cukup tak menyenangkan mendominasi kehidupan nya. Sosok seperti apa yang akan membawa warna baru dalam kehidupan Afra, dan bagaimana hati nenek nya dapat terpaut pada nya.
    Di sisi lain, aku pengen tau bagaimana kiat kiat Afra yang seorang siswi sma menghadapi semua itu.

  8. Nama: Rini
    Email: rinivir90@gmail.com
    Twitter: @RinitAvyy

    Aku ingin mendapatkan
    novel Our Destiny, dikarenakan beberapa faktor. Faktor utamanya, adalah menyangkut novel ini termasuk bacaan teenlit yang menyuguhkan konflik keluarga, kompleks diperluas dengan dunia percintaan remaja yang rumit. Tidak disukai anggota keluarga sendiri, tentunya menimbulkan tanda tanya besar buatku, pertanyaan ‘apa alasannya kok Afra sampai di benci neneknya? apakah masalah berat atau gimana?’ disitulah letak keingintahuan terbesarku akan novel ini.
    Faktor Kedua, Label novel GPU memang selalu membuatku ketagihan membacanya sampai aku menjadi ‘GPU Addict’. Jenis Genre novel penerbit itu pun aku tidak terlalu pilih-pilih, apa pun itu jika secara visual dan situasi-kondisi aku sukai, ya aku akan usaha memperjuangkan untuk memilikinya jika di beri kesempatan yang baik.
    Faktor pendukung, covernya manis banget, cerah, luar biasa kelihatan ceria. Buatku, cover novel termasuk salah satu pendukung yang memberikan kenyamanan secara visual kepada pembaca saat sedang membawa novelnya,membacanya, atau menaruhnya dirak buku.

  9. Nama: Diah P
    Twitter: @She_Spica
    Email: pujiawati747@gmail.com

    Kenapa pingin buku ini?
    Karena saya tahu tidak ada orang yg benar2 paling menderita di dunia ini. Yg ada hanyalah orang2 kuat dgn cara berbeda2 untuk brtahan mengatasi ujian tersebut. Melalui buku ini aku ingin belajar dan membuktikan bahwa aku bukan satu2nya orang yg terkdang selalu bertanya pada Tuhan, “kenapa Kau lakukan ini padaku?”
    Aku tahu bahwa di luar sana ad bnyak yg lebih jauh mnderita daripada aku. Aku hanya ingin dikuatkan. Aku ingin diberi pengertian dan tamparan keras melalui tokoh Aya di sinopsis dgn kepelikan hidup yg dialaminya dan bagaimna tokoh tersebut brhasil menjalani dan melewati ujin trsebut dgn sikapnya.
    Setidaknya aku ingin belajar bagaimna Aya mengatasi perasaan seolah dimusuhi seluruh dunia. Aku ingin belajar, memahami, dan mudah2an bisa termotivasi bagi batin yg terkadang amat lelah menjalani hari2 yg berat ini.
    Terima kasih.

  10. nama: Aulia
    email: auliyati.online@gmail.com
    twitter: @nunaalia

    Mengapa kamu ingin mendapatkan novel Our Destiny?

    Membaca sinopsisnya sudah bikin hati ‘nyess’ nyesek dengan apa yg dialami Afra. Itu sudah menggelitik emosi untuk tahu lebih jauh kisahnya. Dan juga seperti yg kakak bilang, aku ingin tahu bagaimana Afra menjalani dan menghadapi masalah yg dihadapinya, apalagi dengan usianya yg masih dibilang remaja labil. Sepertinya kisah ini akan penuh pembelajaran tentang pelajaran hidup dan bagaimana memanage pergolakan emosi, terutama di usia remaja. Walaupun saya tidak lagi remaja, namun kisah ini bisa juga saya ambil hikmahnya. Karenanya ingin sekali mendapatkan novel Our Destiny ini.
    Wish me luck 🙂

  11. Fatya
    @Afnitya_Iffa
    nuer.fatma@gmail.com
    Mengapa kamu ingin mendapatkan novel Our Destiny?
    Novel dengan tema klasik dengan alur kehidupan yang rumit dan aku menyukainya. Afra, sang tokoh utama yang diibaratkan berada di medan perang seorang diri tanpa senjata dan harus menghadapi tiga orang musuh. Lalu bagaimanakah dia bisa melewati ujian demi ujian yang datang? Terlepas dari kekurangan yang disampaikan pada review di atas, aku tertarik dengan tokoh Afra, sang tokoh utama yang memiliki banyak masalah, sama sepertiku. Mungkin aku bisa belajar banyak dengan Afra. Aku juga sudah tidak sabar membaca novel ini secara menyeluruh.

  12. Nama : Humaira
    Email : humairabalfas5@gmail.com
    Akun Twitter : @RaaChoco

    Mengapa kamu ingin mendapatkan novel Our Destiny?

    » Aku ingin tahu penyebab nenek yang terus menerus menyalahkan dan membenci Afra.

    » Alasan Radit yang tiba-tiba memutuskan hubungan dan Ihsan yang kembali lagi setelah dulu berselingkuh saat mereka berpacaran.

    » Aku ingin tahu kemana orang tua Afra, karena sepanjang cerita tidak ada ceritanya.

    » Bagaimana Afra menghadapi dan menyelesaikan masalah-masalah yang harus ia hadapi.

    » Aku ingin tahu bagaimana akhir dari semuanya. Nenek, Radit dan Ihsan, sekolah juga orang-orang di sekitar Afra yang membantunya menyelesaikan masalah.

    » Aku ingin tahu dengan siapa Afra akhirnya, makna kata our yang sebenarnya dalam “Our Destiny”.

    » Dan ini adalah karya pertama penulis. Entah kenapa, aku selalu excited dengan karya pertama seorang penulis. Karena karya pertama itu biasanya menjadi tolak ukur seorang pembaca, meski nanti tulisannya akan semakin berkembang. Tapi, aku jadi tahu ciri khas dan gaya penulis tersebut dalam bercerita.

    » Karena ini novel teenlit, rasanya ingin kembali menikmati bacaan yang mengingatkan masa-masa SMA dulu. Ditambah bacaan dengan tema teenlit yang aku punya itu hanya bisa dihitung dengan jari satu tangan.

  13. Nama: yunika anwar
    Email: yunikaa23@gmail.com
    Twitter : @yunikaanwar1

    • karena pengen buku bacaan baru buku udah pada abis dibaca semua mau beli lg ngirit banyak pengeluaran hehehe
    •karena penasaran sama jalan hidupnya afra knp neneknya bisa benci banget sama dia dan kmn kedua orang tuanya karena dari tadi baca review gk ada penjelasannya
    •penasaran juga sama akhir ceritanya apakah neneknya nanti tidak akan membenci afra lg atau dari awal sampe akhir neneknya tetap benci afra, dan sama siapakah afra nantinya apakah sama radit atau ihsan
    •karena saya ingin mengapresiasi suatu karya seseorang. Jadi dgn membaca karyanya saya sudah mengapresiasinya

  14. Nama : Prisma Winda
    Twitter : @prisma_30
    Email : prismaniv@gmail.com

    Jawaban: Baru ngeliat covernya aja udh tertarik banget ditambah lagi ada sedikit review tentang bukunya.Waktu baca reviewnya sedih banget si Afra selalu dituduh sm neneknya.Padahal itu bukan perbuatan dia.Terus pas Afra udah mulai melupakan masalah yang ada di keluarganya dengan pacaran sama Radit,dia malah dikhianatin,nyesek banget tuh pasti (karena gw pernah ngerasain). Baru segitu aja udh bikin deg degan pas baca,ditambah lagi mantannya mulai hadir lagi di kehidupannya,pas baca bagian itu jadi senyum senyum sendiri jadinya.
    Penasaran gimana endingnya,gimana neneknya nanti,trus si Afra jadinya sama Radit,Ihsan,atau ada tokoh lain.Trus penasaran bakal ada konflik apalagi yang bikin deg-degan .
    Trus selain alasan diatas aku pengen nambah-nambahin koleksi novel,gratis lagi*hahaha.

    Itu aja,makasih…

  15. Nama : Della Salsabila
    Email : dellasalsabila01@gmail.com
    Twitter : @dellasalsbl

    Alasan aku mau baca buku ourdestiny adalah
    Pastinya karna aku tertarik dengan novel ini, di mana disajikan kehidupan masa masa sma yg dijalani afra dengan ketekanan batinnya karna dibenci oleh neneknya sendiri. Bukannya menyemangati afra akan hal itu, radit (pacarnya) justru malah mengkhianatin afra. Bisa bayangin nggak tuh gimana rasanya jadi afra? Afra pasti merasa nggak ada yang menginginkannya lagi. Udah ditambah tugas sekolah yg menumpuk eh ditambah lagi sama permasalahan pribadi yg rumit. Nggak ada pacar yg akan menyemangatinya, nggak ada keluarga yg menenangkannya, semuanya hilang.. Hanya ia seorang diri. Belum permasalahan itu selesai mantannya afra, ihsan balik lagi. Waduhhhh gimana tuh cara afra menanganinya? Aku yg notebene nya seorang pelajar sma sangat2 tertarik dgn bagaimana kak aya nh akan menangani semua permasalahan afra yg rumit itu, mungkin akan menjadi pelajaran untuk kehidupan di masa smaku/di masa depanku:)

  16. Nama : Ratnani Latifah
    Twitter :@ratnaShinju2chi
    E-mail : kazuhanael_ratna@yahoo.co.id

    Kenapa aku harus punya novel ini?

    Pertama aku butuh bacaan bergizi agar bisa mengisi amunisi kepala agar bisa melahirkan cerita-cerita yang bagus. Karena aku memiliki keyakinan, dari semakin banyak membaca semakin banyak ilmu yang bisa dipetik.

    Kedua karena dasarnya aku memang suka membaca, jadi setiap ada buku baru selalu tertarik untuk memilikinya. Bisa buat nambah koleksi yang siapa tahu suatu saat bisa kubuat perpustaakan dan bisa bermanfaat untuk banyak orang.

    Ketiga tertarik dengan isi buku ini pastinya. Karena banyak sekali pembelajarn yang bisa saya dapat setelah membaca novel ini. Inspiratif dan penuh pembelajaran hidup. Penasaran juga bagaimana penulis mengeksekusi cerita, plot, settingnya dan ingin mengenal penulis dari rangkaian katanya.

    keempat aku harus memiliki buku ini agar nanti bisa kuresensi dan sekalian mempromosikan buku ini biar banyak yang kepincut ingin beli.

  17. Rini Cipta Rahayu
    rinspiration95@gmail.com
    @rinicipta

    Aku merasa novel ini akan memberikan banyak inspirasi untuk para pembaca. Tokoh Afra, masih SMA sudah mendapat berbagai cobaan hidup yang membuat hari-harinya sangat berat. Coba kita ada di posisinya, pasti akan semakin memahami posisinya. Judulnya Our Destiny? Sepertinya ada pembahasan tentang tujuan hidup, arah masa depan begitu ya? Please, let me know 🙂
    Aku tertarik dengan yang diungkapkan kak Jane bahwa novel ini punya ide yang klise tapi alurnya tidak dibuat standar. Untuk karya debut, hal ini bagus untuk memikat pembaca untuk mengikuti karier kepenulisan beliau selanjutnya. Terlepas dari plus minus yang menyertainya. Aku ingin ikut mengapresiasi karya kak Aya ini. Terima kasih.

  18. Nama : Lely Nurvita Sari
    Email : lelynurvitasari@gmail.com
    Akun twitter : @LelyNurvita

    Jawaban :
    Alasan aku ingin mendapatkan novel ini, karena aku ingin tau kelanjutan dari judulnya. Our Destiny are good or Our Destiny are bad. Yang pasti aku ingin tau, bagaimana cara seorang Afra menempuh ujian demi ujian dalam hidupnya. Bagaimana cara seorang Afra bangkit dari ujian2 yang seolah menghakiminya. Dan bagaimana nasib seorang Afra selanjutnya. Karena menurutku, kisah novel ini sangat kompleks untuk seorang murid SMA. Di usia yg masih muda, tapi sudah punya masalah yg mengganggu mentalnya, hatinya, jiwanya, dan pikirannya.

    Mungkin aku tak pernah merasakan betapa beratnya hidup seperti Afra, tapi setidaknya dengan novel ini aku bisa lebih tangguh, maju, bangkit, dan pantang menyerah dalam menghadapi segala permasalahan hidup. Karena tak ada yang tau nasib seseorang, tak ada yang tau apa yang akan terjadi di masa depan. Tapi yang pasti, aku harus tetap belajar dan terus belajar bahwa hidup selalu punya masalah dan hidup selalu punya solusi untuk diatasi.

  19. Nama: Leny
    Email: lynnlenie7@gmail.com
    Twitter: @Lynlainy17

    Aku pengin baca novel ini karena aku penasaran sama keseluruhan isi ceritanya setelah aku membaca review diatas. Aku penasaran bagaimana Afra menghadapi masalahnya dan menyelesaikannya. Dan yang bikin aku sangat penasaran, apasih yang membuat nenek Afra membenci Afra dan mengganggap Afra sebagai penyebab semua masalah, padahal kan Afra cucunya sendiri. Novel ini menarik sekali menurutku, tema teenlit namun tidak hanya membahas tentang cinta semata tetapi terdapat banyak pembelajaran didalamnya, dibalik masalah konflik yang dihadapi sang tokoh. Aku suka dan tertarik sekali untuk membacanya. Semoga aku berjodoh dengan novel ini.

  20. Agatha Vonilia M.
    agathavonilia@gmail.com
    @Agatha_AVM

    Udah lama nggak baca novel teenlit, kangen kisah-kisah yang segar, lucu dan asyik apalagi dibumbuhi romance ala-ala anak SMA. Salut juga sama Aya NH memberikan pandangan berbeda untuk tokoh nenek karena selama ini ntu sifat nenek selalu memanjakan cucu. Beliau malah membenci dalam tokoh novel. Kalau aku kak setelah membaca review kakak pertanyaanku adalah ‘mengapa’ untuk kisah “Our Destiny.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s