Selingkuh – Paulo Coelho

tumblr_inline_ngyotvpKp91qb7t48

Judul                     : Selingkuh (Adultery)

Penulis                 : Paulo Coelho

Penerjemah       : Rosi L. Simamora

Penerbit              : Gramedia Pustaka Utama

Terbit                    :  2015

Tebal                     : 320 halaman

Rate                       : 3 / 5

“Cinta bukan hanya perasaan; cinta adalah seni. Dan layaknya seni apa pun; cinta tidak hanya membutuhkan inspirasi, melainkan juga banyak  kerja keras.”hal. 230

Linda gundah. Tidurnya tak nyenyak. Ia selalu terbangun tengah malam dan pergi ke kamar anak-anaknya untuk meyakinkan dirinya sendiri kalau semua baik-baik saja. Hal itu bagai ritual melelahkan yang menghantui tiap malam Linda sejak wanita itu merasa ada yang aneh pada dirinya.

Sebenarnya, apa yang kurang dalam hidupnya?

Linda memiliki suami yang luar biasa serta anak-anak yang menjadi pusat kehidupannya. Ia memiliki pekerjaan yang hebat; tinggal di kota paling aman, tentram, dan maju seperti Jenewa. Seharusnya Linda tak memiliki alasan untuk merasa kekurangan, karena ia memiliki segalanya yang orang lain inginkan.

Namun, Linda benar-benar merasakan hal yang mengerikan itu. Jiwanya begitu hampa tapi ia wajib menunjukkan kalau dirinya bahagia karena seharusnya begitu—kepada suaminya, anak-anak, tetangga, serta semua orang. Hingga gempuran rasa itu meledak tatkala ia bertemu kembali dengan cinta pertama juga kekasih masa remajanya—Jacob Konig.

Jacob adalah seorang politisi yang tengah menapaki karir menjadi orang nomor satu di Jenewa, sementara Linda bekerja sebagai wartawan yang meliput pemilihan yang sebentar lagi berlangsung. Takdir mereka bersinggungan saat Linda harus mewawancari pria itu di ruangannya, bertukar cerita singkat tentang masa lampau, lalu berakhir dengan kejadian intim yang tak terduga.

Linda tak menyangka dirinya bisa menjadi wanita yang berani seperti itu. Selama ini ia selalu memainkan peran sebagai seorang istri dan ibu yang baik bagi keluarga serta lingkungannya. Sementara di depan Jacob, ia kembali menjadi gadis enam belas tahun yang bebas.

Pertemuannya kembali dengan Jacob membangkitkan gelora di dalam hatinya, sisi gelap yang selama ini ia pendam, naga yang terkurung mulai bangkit, dan Linda pun kembali jatuh cinta—dengan cara yang berbeda dari saat ia mencintai keluarganya.

Hidup Linda kemudian seratus delapan puluh derajat berbalik saat ia memantapkan hati untuk berselingkuh dengan Jacob. Wanita itu seperti menemukan kembali tujuannya, mimpinya, serta gairahnya untuk hidup. Perselingkuhan ini yang menyelamatkan dirinya dari kesepian yang panjang, malam-malam mengerikan karena tak bisa tidur nyenyak, dan cintanya menggebu-gebu seperti baru pertama kali tersulut. Linda menjadi sosok yang benar-benar berbeda dan ketika ia menjadi manusia yang berbeda seperti itu, Linda justru menemukan dirinya yang sesungguhnya.

Tapi, apakah hubungan ini akan terus bertahan? Apakah Linda rela menghancurkan pernikahannya yang telah berlangsung sangat lama hanya karena keegoisannya semata? Mari, simak lebih saksama bagaimana Linda mengatasi depresi serta permasalahan hidupnya yang sepertinya juga kita rasakan dalam kehidupan kita sendiri.

Review:Read More »

Guilty Pleasure – Christian Simamora

21942347

Judul                     : Guilty Pleasure

Penulis                 : Christian Shimamora

Penerbit              : Gagas Media

Terbit                    :  2014

Tebal                     : 410 halaman

Rate                       : 4 / 5

“Aku akan selalu ada untukmu. Aku rela menunggu—because you’re the only one that worth waiting for.” – Julien Ang to Devika Kirnandita, hal. 383

Kisah ini di mulai dengan adegan paling klasik sejagat raya dunia per-FTV-an Indonesia.

Tabrakan.

Suatu hari, seorang aktris spesialis karakter antagonis mengalami hari tersial—sekaligus hari yang kelak akan disyukurinya seumur hidup—ketika tanpa sengaja menumpahkan Americano ke celana jinsnya saat mengendarai mobilnya yang menabrak bemper mobil mahal di lampu merah. Devika Kirnandita pun terpaksa membatalkan undangan menghadiri launching ulang buku yang menjadikan dirinya pemeran utama dalam adaptasi filmnya, dan berurusan dengan si pemilik mobil yang ia tabrak, yaitu Julien Ang.

Urusan yang Dev kira bisa ia selesaikan dengan cara menangis dan memohon ampun ternyata tidak berhasil. Dev tetap harus mengganti bemper mobil yang rusak itu dan melanjutkan perkara ini sampai ia menemani Julien Ang—yang ternyata adalah seorang CEO sebuah perusahaan buah bernama BOTE (Beauty of The Earth)—ke bengkel.

Sebenarnya sejak awal Dev melihat sosok pria ‘matang’ (karena Dev tak suka memanggil pria itu Om-Om) itu saat keluar dari mobil, wanita itu sudah merasakan desiran aneh pada Julien. Pria berambut garam merica itu bahkan mampu membuat tubuhnya kepanasan hanya dengan berada di sekitarnya. Dan ternyata, yang merasakan hal itu tidak hanya Dev, Julien pun merasakan hal yang sama persis seperti yang Dev rasakan.

Rasa tertarik.

Maka, tatkala berjanji temu di bengkel yang akan membenarkan bemper mobil belakang Julian ditepati. Dev maupun Julien pun akhirnya mampu mencarikan suasa kaku di antara mereka, bertukar tawa juga desiran-desiran aneh di dada. Namun sayangnya, setelah pertemuan di bengkel itu ada jeda beberapa bulan ketika Dev dan Julien tak saling bertemu. Mereka kira rasa-rasa yang mereka dapatkan di awal itu tidaklah nyata, mungkin hanya letupan kecil karena masing-masing dari mereka tengah dilanda gulana. Tapi ternyata takdir kembali menyilangkan hidup mereka tatkala secara tidak sengaja mereka kembali bertemu di sebuah acara yang diadakan oleh Pamela Ang—desainer terkenal pun ternyata adalah sepupu Julien Ang—dan kembali teringat dengan getaran-getaran yang dulu sempat mereka rasakan.

Sayang, pertemuan kembali itu ternyata harus dirundung tangis tatkala Dev tidak hanya diberi kejutan oleh Tuhan hari itu dengan bertemu dengan mantan terindahnya—Heze—yang ternyata datang ke sana dengan pacar barunya.

Hati Dev yang belum sembuh benar akibat luka yang di berikan oleh Heze langsung memerintahkannya untuk kabur dan meninggalkan pesta. Tapi ternyata ia tak pergi sendiri. Ada orang lain yang mengejarnya dan orang itu adalah Julien! Mana ada lelaki yang tahan melihat seorang wanita menangis seperti itu? dan Julien pun memberikan Dev penghiburan atas segala rasa sakitnya akan masa lalu.

Tapi, apakah hubungan indah antara CEO tampan dan aktris cantik ini bisa berjalan mulus seperti malam-malam indah yang mereka tukar bersama? Ataukah akan ada kejutan lain yang akan Dev temukan dari diri Julien yang ternyata punya seseorang yang ia puja sepenuh hati di  lubuk hatinya paling dalam? Mari temukan sendiri di dalam buku ini!

Read More »

Pangeran Kertas – Syahmedi Dean

23212160

Judul                     : Pangeran Kertas

Penulis                 : Syahmedi Dean

Penerbit              : Gramedia Pustaka Utama

Terbit                    :  2014

Tebal                     : 224 halaman

Rate                       : 4 / 5

“Oh, Tuhan

Aku Jatuh Cinta

Aku tahu

Engkau pangeranku yang belum ada.” – Penggalan dari Puisi Pangeran Kertas

 

Buku ini dimulai dari sebuah keluarga kecil yang dimiliki oleh Jonatan Razi—seorang actor sinetron ternama—yang kandas di meja hijau. Anak gadis satu-satunya, Andrania, pun harus menanggung duka kesendirian serta kepedihan yang diakibatkan oleh kejadian itu. Hanya lembar-lembar puisi yang ia torehkan di buku merah itu lah yang mampu menyelamatkannya. Lambat laun, seiring berjalannya waktu, syair-syari gadis itu pun perlahan-lahan bermetamorfosis menjadi sosok imajiner berupa Pangeran Kertas, yang selalu didambakan Nania hadir di kehidupannya.

Pangeran kertas akan melipur laranya. Pangeran kertas akan datang padanya. Pengeran kertas akan membantunya melalui masa-masa berat itu.

Tapi Pangeran Kertas adalah sosok dari puisi-puisinya? Apakah ia nyata?

Maka takdir mempertemukan Nania dengan Alvin, melalui comblang dari dua sahabat terbaiknya Lilu dan Deta, gadis itu mencoba menemukan sosok Pangeran Kertas dari nada-nada indah yang Alvin berikan pada puisi-puisinya. Namun, tidak, Alvin bukanlah pangeran kertasnya. Alvin bukanlah sosok nyata dari puisi-puisi serta mimpinya.

Lalu di manakah ia? Pangeran Kertas itu?

Deta menanti pun terus mencari. Hingga seseorang, yang tak pernah Nania duga memiliki kunci dari kotak hatinya, dan membangkitkan gejolak rasa bahagia atas penantian yang berakhir dengan mantra sederhana.

‘Kau menyiksaku dengan rayuan malam. Kau tarik aku terbang ke bulan. Bisakah kau kirimkan aku kembali ke bumi?’

Nania terpesona dengan mantra itu. Ia lantas mengenali si empunya kata-kata itu bernama Raka, salah satu dari tim penulis naskah, di proyek tempat ayahnya berperan. Nania yakin inilah kesempatan pertama dan terakhir baginya untuk mengenal Pangeran Kertas-nya. Maka, segeralah ia sampaikan undangan untuk hadir pada Pekan Sastra Remaja yang diadakan oleh kampusnya. Berharap Raka hadir dan menyaksikan puisi tentang Pangeran Kertas ia kumandangkan di tengah khalayak ramai.

Namun sayang, jawaban ketus yang diterima Nania saat undangan baik itu disampaikan. Ia tak tahu Pangeran Kertas-nya ternyata orang yang begitu dingin. Maka Nania pun naik panggung dengan perasaan getir karena tak bisa menemukan Pangeran Kertas-nya di antara orang-orang. Hingga saat puisinya berakhir, dan Nania secaara spontan memutuskan untuk berlari untuk pulang; mencoba untuk mengurung diri lagi dalam kesedihan yang mendalam. Tangan itu meraihnya, menahan gerakannya, dan saat Nania berbalik untuk menemukan siapakah gerangan yang berani menyentuhnya itu, ia menemukan wajah Raka—tersenyum dan menawarinya jok belakang motornya untuk ditumpangi.

Hati Nania berbunga. Ini ketiga kalinya mereka bertemu, tapi Nania tahu jiwa mereka telah terpaut sejak dahulu kala oleh semesta. Hari itu pun menjadi hari yang paling tak terlupakan oleh kedua insan yang jiwanya bersatu dalam harmoni puisi-puisi dalam setiap kata-kata mereka.  Taman Ayodhia menjadi saksi bisu kata-kata cinta tak perlu terucap, tapi terpancar di mata mereka masing-masing; dengan bulan di mangkuk soto, percakapan tertukar dengan leluasa.

Hanya saja, ternyata malam yang dimulai dengan indah itu berakhir dengan tragis. Dua pangeran itu bertemu—Alvin dan Raka—secara tak sengaja di depan rumah Nania saat Raka mengantar gadis itu pulang. Sapaan hangat Alvin, pancaran kasih pria itu pada Nania, membuat semua rasa bahagia yang tertukar di Taman Ayodhia kandas.

Apa Raka di permainkan? Apa Pangeran Kertas bagi Nania itu tidak hanya dirinya seorang?

Maka, detik itu pun Raka berbalik pergi. Meninggalkan  Nania yang sudah terlanjur jatuh di bawah lutut cinta tanpa kabar sedikit pun. Hingga kejadian-kejadian berikutnya yang datang silih berganti, membuat kesalahpahaman terus berlanjut. Asumsi-asumsi yang berlebihan, kepengecutan dari diri, kepergian ke negeri orang, mimpi yang diraih, hingga pertemuan tak terduga di bawah gempuran warna-warni tepung Festival Holi, India. Semua itu menjadi satu dalam kisah cinta pertama Nania dan Pangeran Kertas-nya.

Nah, apakah cinta ini akan terus berlanjut meski diterjang badai kesalahpahaman? Ataukah cinta ini akhirnya kandas serta hanya mengisahkan memori tentang cinta di masa muda? Entahlah, mari, temukan sendiri akhir dari kisah Nania dan cintanya yang tak akan pernah lekang meski dunia memisahkan mereka.

Read More »

Just One Day – Gayle Forman

just one day satu hari saja

Judul                     : Just One Day

Penulis                 : Gayle Forman

Penerjemah       : Poppy D. Chusfani

Penerbit              : Gramedia Pustaka Utama

Terbit                    :  2014

Tebal                     : 400 halaman

Rate                       : 5 / 5

“Sesuatu yang takkan pernah hilang, tidak peduli seberapa besar kau menginginkannya.”

“Kau membandingkan cinta dengan… noda?”

“Persis.”  – Hal 76

Allyson Healey. Hidupnya yang ia kira sudah benar sebagai anak baik-baik bisa jungkir balik akibat tertemuan tak terduga dengan seorang pria Belanda bernama Willem. Berawal dari salah satu drama Shakespeare yang dibawakan secara kontemporer oleh kelompok Drama yang masukan anggota tambahan yaitu Willem, Allyson perlahan-lahan terpesona oleh mata legam pria itu.

Mulanya, hari pementasan drama itu menjadi hari terakhir yang mungkin saja mempertemukan Allyson dan Willem, namun takdir yang disebut-sebut sebagai sebuah ‘kecelakaan’ menghantarkan Allyson yang baru saja menuntaskan Tour Eropa-nya untuk bertemu kembali dengan Willem di kereta yang akan membawa mereka ke London.

Obrolan terjadi, dan secara mengejutkan Allyson mendapati dirinya menjadi orang yang berbeda tatkala ia bersama dengan Willem, lantas berlahan-lahan berubah menjadi sosok Lulu—sebutan Willem untuk Allyson karena penampilannya saat itu mirip dengan seorang aktris film bisu berambut bob—yang 180 drajat berbeda dengan Allyson biasanya.

Sesampainya di London, Allyson kira mereka akan berpisah, namun tatkala sahabatnya Melanie mengungkit-ungkit tentang gagalnya Tour mereka melewati Paris dan betapa kecewanya Allyson akan hal itu. Willem secara mengejutkan mencetuskan ide untuk ‘menculik’ Allyson dan membawanya ke salah satu tempat terindah di daratan Eropa itu.

‘Hanya satu hari’ dalih Willem, dan kata-kata itu pun menjadi mantra magis yang membuat Allyson langsung mengangguk setuju untuk diculik dan pergi berkereta menuju Paris.

Dan ketika kedua kaki Allyson menginjakan kaki di Paris, drama pun di mulai. Mereka mengarungi sungai yang membelah Paris dengan menyewa kapal seharga 100 dollar; mereka bersepeda menuju museum dan nyaris ditangkap polisi karena melanggar aturan; mereka pergi ke daerah antah berantah dan dikejar-kejar preman; mereka berdua pun berkelahi karena kecerobohan Allyson dan Willem yang kepalang khawatiir; lantas setelah gagal memulangkan Allyson, Willem pun menyeret gadis itu untuk melompati tembok sebuah workshop seniman jalanan untuk menghabiskan malam bersama.

Ya. Malam itu Willem dan Allyson benar-benar menghabiskan malam bersama, menjadi dua insan yang paling dekat dalam sebuah persekutuan jiwa dan raga.

Malam itu, Allyson berbisik pada Willem kalau ia bisa memperpanjang drama penculikan ini, namun Willem terlalu mengantuk untuk menjawab dan tertidur. Allyson pun hanya tersenyum, dan akhirnya memutuskan untuk tidur di samping pria itu tanpa mengetahui saat nanti ia membuka mata ia tak akan bisa menemukan sosok Willem di mana pun.

Pagi menjelang dengan menghilangnya Willem, Allyson yang panik berada di tanah antah berantah sendirian langsung berlari keluar dari gedung itu dan mencari-cari cara pulang. Ia tidak pernah menyangka drama penculikan ini benar-benar hanya satu hari saja, namun satu hari itu sudah cukup membuat harinya merasakan dua perasaan paling luar biasa secara nyaris bersamaan: jatuh cinta dan patah hati.

Hati Allyson meradang, ia tak habis pikir kenapa Willem yang ia kenali begitu luar biasa itu rela mencampakannya begitu saja. Patah hatinya terus berlanjut sampai ia akhirnya berhasil pulang ke negaranya Amerika dan melanjutkan kehidupan perkuliahannya. Hilangnya Willem terus membayang, kenangan selama satu hari itu menghantui Allyson hingga mengacaukan seluruh ritme hidupnya yang telah tertata rapi di jadwal kedua orangtuanya.

Hanya satu hari, dan Allyson menyadari bahwa dirinya selama ini bukanlah dirinya sesungguhnya. Ia pun mulai mengalami sindrom remaja yang terlambat dan menentang kedua orangtua-nya yang mengharapkan dirinya menjadi seorang Dokter. Dalam satu hari Willem berhasil membangkitkan sosok Lulu yang menjadi diri Allyson sesungguhnya. Sosok Lulu yang tidak menyukai pelajaran kimia atau mata kuliah pra-kedokteran apa pun; sosok Lulu yang sangat ingin belajar  bahasa Prancis ketimbang Mandarin; sosok Lulu yang ingin memasuki kelas tembikar; sosok Lulu yang secara ajaib memasuki kelas Drama yang membahas keseluruhan drama Shakespeare. Ya, sosok Allyson dalam Lulu yang benar-benar baru.

Setelah naik-turun kehidupannya, pelan-pelan akhirnya belajar berteman, menemukan dirinya menjadi sosok yang baru. Allyson pun menyadari satu hal:

‘Apa Willem benar-benar meninggalkannya hari itu?’

Selama ini Allyson mengambil kesimpulan sepihak akan menghilangnya Willem, bahwa pria itu tidak menginginkannya dan meninggalkannya dalam patah hati yang berkepanjangan. Ia tidak pernah tahu alasan sesungguhnya pria itu menghilang dan satu-satunya cara agar bisa  mengetahui hal itu adalah menemukan Willem kembali dan bertanya.

Ya, menemukan Willem.

Tak terasa satu tahun berlalu sejak satu hari di musim panas itu, Allyson pun bersikeras untuk melakukan pencari akan sosok Willem dan menemukan jawaban dari pertanyaan itu. Allyson kembali ke Paris, kota penuh kenangan, mengambil kembali kopernya yang tertinggal setahun yang lalu dan memulai pencarian bersama kelompok pelancong yang kebetulan bertemu dengannya di depan penginapan remaja.

Nah, apakah Allyson menemukan Willem dan mendapatkan jawaban dari pertanyaannya? Apakah fakta-fakta, petunjuk-petunjuk, serta suratan takdir yang menjelma menjadi kecelakaan-kecelakaan tak terduga itu menghantarkan Allyson bertemu dengan Willem? Mengaruhi negara ke negara lain, menemukan keindahan dan cinta yang menggebu-gebu, serta keindahan Shakespeare yang tertuang dalam setiap drama-dramanya. Mari beli buku ini segera!

Review:

Read More »

Manuskrip yang Ditemukan di Accra – Paulo Coelho

manuskrip-yang-ditemukan-di-accra

Judul                     : Manuskrip yang Ditemukan di Accra

Penulis                 : Paulo Coelho

Penerjemah       : Tanti Lesmana

Penerbit              : Gramedia Pustaka Utama

Terbit                    :  2014

Tebal                     : 208 halaman

Rate                       : 4 / 5

“Mereka yang kalah adalah mereka yang tidak pernah gagal.” – hal 33

Buku ini adalah sebuah manuskrip—diceritakan kembali oleh penulis—yang mengisahkan tentang pertemuan yang diadakan di sebuah desa yang akan melakukan peperangan keesokan harinya. Seluruh penduduk desa yang belum mengungsi, para tetua agama, serta seorang Guru yang datang dari jauh berkumpul dan membicarakan tentang kehidupan.

Sang Guru yang menerima banyak sekali pertanyaan menjawab semua permasalahan mereka, tentang kekalahan, kegagalan, kekecewaan, keberuntungan, musuh, dan lain sebagainya. Kemudian memerintahkan semua yang mendengar serta mencatat apa yang tengah mereka bicarakan sekarang ini untuk terus menyebarluaskannya. Karena negeri mereka hidup di dalam kata-kata.

Ingin tahu bagaimana Sang Guru menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang kehidupan yang juga sampai sekarang masih kita pertanyakan? Ayo, beli buku ini dan temukan jawabannya!

Review:

Well, resensiku kali ini kayaknya gak bakal panjang lebar seperti alur buku ini yang teramat sangat singkat, tapi secara garis besar aku menyukai buku ini. Like always, karena menyandang status penggila berat Paulo Coelho. Meskipun pada kenyataannya isi buku ini memang benar-benar terasa seperti manuskrip walaupun Paulo Coelho mencoba membuatnya sedikit interaktif dan memiliki alur sih.

Banyak sekali pembelajaran tentang kehidupan yang bisa kalian temukan di dalam buku ini. Beberapa peresensi mungkin akan menganggap buku ini adalah buku berat, tapi entah kenapa aku merasa buku ini tidaklah berat sama sekali. Buku ini cukup ringan dan mudah dicerna, namun juga mudah dilupakan, hahaha. Buku ini seolah-olah menasihati kita, dan jika kalian membacanya keras-keras mungkin akan terdengar seperti ibu kita. And tell me, seberapa banyak nasihat ibu kita yang kita ingat sampai sekarang? Nyaris tidak semua kan? Karena kita menemukan apa arti hidup ini ketika kita melakukannya.

Aku telah membaca semua buku Paulo Coelho yang telah diterbitkan di Indonesia. Aku merasakan ada yang berubah dalam diriku tapi sampai sekarang aku tidak tahu bagaimana caranya untuk benar-benar berubah. Semua buku Paulo Coelho menunjukkan arah namun tak ada satu pun yang menjelaskan bagaimana caranya karena cara itu harus aku temukan sendiri karena aku bermimpi dan itu mimpiku.

Hehehe, wah, malah curcol (semoga gak digetok Kak Azura) akhir kata empat bintang untuk buku ini ya. Buku ini sangat cocok bagi kalian punya banyak sekali pertanyaan dalam hidup karena buku ini pasti akan menjawabnya!

The Devil and Miss Prym – Paulo Coelho

Iblis_dan_Miss_Prym

Judul                     : The Devil and Miss Prym

Penulis                 : Paulo Coelho

Penerjemah       : Rosi L. Shimamora

Penerbit              : Gramedia Pustaka Utama

Terbit                    :  Cetakan kelima, September 2013

Tebal                     : 256 halaman

Rate                       : 3/5

“Baik dan buruk memiliki wajah yang sama; semua bergantung dari kapan keduanya melintas di dalam kehidupan seorang manusia.” – Hal 56

Viscos adalah sebuah desa kecil di lereng gunung yang para warganya hidup dengan begitu tentram. Meski menjadi satu-satunya desa yang mempertahankan keasliannya serta tradisi-tradisi masa lalu, Viscos ternyata memiliki masalah besar yang hanya diketahui oleh penduduknya, yaitu: hilangnya generasi penerus.

Viscos hanya ditinggali oleh orang-orang tua, sementara generasi muda mereka telah pergi ke kota-kota besar dan tinggal di sana. Hanya ada seorang wanita muda di Viscos yaitu Chantal Prym. Ia sebatang kara, hidupnya hanya bergantung pada penghasilan kecilnya di satu-satunya hotel di Viscos. Ia selalu berharap suatu hari nanti ada seseorang yang mau mengajaknya pergi dari desa kecil itu seperti teman-temannya, namun seseorang itu tak kunjung datang dan ia pun mulai putus asa.

Sampai suatu hari, Berta—seorang janda tua yang kerjanya hanya duduk termenung di depan rumahnya—melihat seorang pria yang mengaku dirinya turis datang ke Viscos dengan diikuti Iblis di di hatinya. Pria itu membawa sebelas batang emas di tasnya dan menginap di hotel tempat Miss Prym bekerja.

Secara terstruktur takdir Miss Prym dan pra asing itu bersinggungan tatkala Miss Prym mendapati kalau pria asing itu menyembunyikan sebelas batang emas di hutan Viscos. Pria asing itu berkata bahwa ia akan memberikan satu batang emas kepada Miss Prym dan sisanya kepada seluruh penduduk Viscos dengan satu syarat.

Dalam waktu satu minggu harus ada yang terbunuh, siapa saja, atau karena apa saja.

Miss Prym pun gentar, ia ketakutan setengah mati dengan tawaran itu. Benar, Viscos sedang terpuruk, tapi tidak mungkin penduduknya mau melakukan pembunuhan itu. Ia diperintahkan pria asing itu untuk menyampaikan kabar tentang batangan-batangan emas itu dan syarat yang diajukan, namun beberapa hari berlalu dan Miss Prym dipenuhi keragu-raguan. Hingga akhirnya Miss Prym memutuskan untuk memberitahukannya dengan kenyakinan bahwa penduduk desa pasti tidak akan memedulikan tawaran pria asing itu?

Sebenarnya, apa tujuan pria asing itu? apakah pria itu melakukan permainan itu hanya itu bersenang-senang, atau kah ada masuk tertentu tentang pembuktian apa yang baik dan apa yang jahat? Dan apakah penduduk Viscos menerima syarat mengerikan yang ditawarkan oleh pria asing itu?

Siapa yang akan dibunuh?

Mari, beli buku ini dan temukan jawabannya segera!

Review:Read More »

The Five People You Meet in Heaven – Mitch Albom

five people

Judul                     : The Five People You Meet in Heaven

Penulis                 : Mitch Albom

Penerjemah       : Andang H. Sutopo

Penerbit              : Gramedia Pustaka Utama

Terbit                    :  Cetakan kedua, Oktober 2005

Tebal                     : 208 halaman

Rate                       : 3 / 5

 

“Bahwa setiap kehidupan mempengaruhi kehidupan berikutnya, dan kehidupan berikutnya itu mempengaruhi kehidupan berikutnya lagi, dan bahwa dunia ini penuh dengan kisah-kisah kehidupan, dan semua kisah kehidupan itu adalah satu.” – halaman 202

Eddie telah hidup di Ruby Pier sudah nyaris seumur hidupnya. Sejak kecil ia melihat ayahnya yang bekerja sebagai mekanik di taman bermain itu dan ikut terjun bersamanya untuk membenarkan baut-baut, memberi oli, dan memastikan seluruh wahana yang ada aman untuk digunakan oleh anak-anak.

Hingga semuanya pun berubah ketika ia memutuskan untuk pergi membela negaranya dengan menjadi tentara di medan perang. Menjadi tentara barang tentu merupakan pekerjaan yang jauh berbanding terbalik dengan yang selama ini ia lakukan di Ruby Pier. Ia pergi ke medan perang dengan semangat untuk merubah hidupnya dan berharap tidak berakhir seperti ayahnya yang seumur hidup di Ruby Pier. Namun, perang ternyata memang tak ramah, di sebuah kejadian penyekapan Eddie mengalami hal paling mengerikan di hidupnya serta harus kehilangan kemampuan berjalannya dan seumur hidup pincang.

Eddie pun kembali ke Ruby Pier dan berakhir menjadi seperti ayahnya. Sampai akhirnya ia meninggal karena kecelakaan untuk menyelamatkan seorang anak kecil.

Apa yang terjadi setelah Eddie meninggal?

Eddie menemui lima orang. Siapa saja mereka? Orang-orang yang hidupnya bersinggungan dengan Eddie secara langsung mau pun tidak. Melalui kelima orang itu Eddie mengetahui kalau sepanjang hidupnya yang membosankan dan penuh penyesalan serta rasa sakit itu ada kisah-kisah yang tak pernah Eddie tahu. Hingga akhirnya gejolak emosi tentang kenyataan-kenyataan yang tak pernah ia ketahui itu memenuhinya baru akhirnya ia bisa damai menyambut rumah Tuhan.

Apa-apa saja kisah yang tidak Eddie ketahui itu? Apa hal itu membuat segalanya berubah dan perasaannya lebih baik? Ayok, cari buku ini segera!

Review:Read More »

Zahir – Paulo Coelho

INDONESIA_ZAHIR

Judul                     : Zahir

Penulis                 : Paulo Coelho

Penerjemah       : Andang H. Sutopo

Penerbit              : Gramedia Pustaka Utama

Terbit                    :  Cetakan kelima, Januari 2014

Tebal                     : 440 halaman

Rate                       : 5 / 5

 

“Zahir-ku mempunyai nama, dan namanya adalah Esther.” – halaman 75

Hidup seorang penulis buku spiritual terkenal mendadak jatuh jungkir balik ketika mendapati bahwa istrinya, Esther, kabur dari apartemen mereka yang nyaman di Prancis. Seketika itu juga ia kehilangan hidupnya, di hari-hari yang ia lalui sendirian ia hanya bisa melihat bayangan istrinya berkeliaran di sekitarnya.

Sepanjang hari-hari itu ia berpikir dan menganalisa berbagai macam kemungkinan tentang mengapa istri yang sangat ia cintai itu tega meninggalkannya. Di mulai dari pertengkaran mereka beberapa tahun belakangan ini, kemudian keinginan istrinya menjadi seorang wartawan perang, lalu tentang seorang pria yang istrinya itu kenal secara tidak sengaja saat meliput perang tersebut, namanya Mikhael. Penulis itu mulanya tidak yakin dengan kemungkinan istrinya kabur bersama pria itu, namun ternyata hal itu dibenarkan dengan pertemuannya tak terduganya dengan pria bernama Mikhael ini.

Di sebuah acara penandatanganan buku terbarunya yang ia tulis karena pengaruh Zahir—Zahir, menurut Jorge Luis Borge yang dikutip dalam buku Paulo Coelho ini, adalah seseorang atau sesatu yang sekali kita mengadakan kontak dengannya atau dengan itu, lambat laun dapat memengaruhi seluruh pikiran kita hingga kita tidak dapat memikirkan hal lain selain Zahir kita itu—yang memanifestasikan diri sebagai istrinya yang hilang, sang penulis bertemu dengan Mikhael. Pertemuan itu pun memulai sebuah perjalanan panjang tentang merenungi hidup ini dengan kekuatan sang Bunda.

Sang Bunda, melalui Mikhael yang sering kali mengalami penampakan-penampakan dan mendengarkan suara-suara, menolong sang Penulis itu untuk mengerti. Bahwa kepergian istrinya juga zahirnya, Esther, bukanlah karena wanita itu membencinya, melainkan karena wanita itu begitu mencintainya. Ada hal-hal yang ingin istrinya itu sampaikan agar sang Penulis mengerti, tapi ia tahu, ia tak bisa menggunakan cara ‘biasa’ untuk itu. Jadi, ia pun pergi, pergi ke suatu tempat dan menunggu. Menunggu suaminya, sang Penulis, untuk mendatanginya dan menemukannya.

Apakah sang Penulis berhasil menemukan Zahir-nya kembali dan merebut kembali kepercayaan, cinta dan gairah kehidupannya yang selama ini hilang bersama kepergian Zahir-nya itu? Mari, beli buku ini dan temukan sendiri bagaimana sekali lagi cinta menunjukkan kekuatannya dalam kata-kata yang ditorehkan penulis bernama Paulo Coelho ini.

Review:Read More »

Ciuman di Bawah Hujan – Lan Fang

ciuman

Judul                     : Ciuman di Bawah Hujan

Penulis                 : Lan Fang

Penerbit              : Gramedia Pustaka Utama

Terbit                    : Maret, 2010

Tebal                     : 360 halaman

Rate                       : 4/5

“Ternyata sakit bisa jadi nikmat jika kita tahu bagaimana caranya mengubahnya.” – hal 97

Fung Lin adalah seorang wartawati yang hidupnya tanpa sengaja bersinggungan dengan Ari dan Rafi. Kedua pria itu merupakan salah dua dari para manusia yang menghuni gedung Senayan. Bersama Ari, Fung Lin menemukan keceriaan dan persahabatan yang begitu erat hingga membuatnya benar-benar merasa nyaman berada di dekat pria itu. Sementara bersama Rafi, Fung Lin justru menemukan kekacauan hati yang bernama cinta.

Kemunculan kedua pria itu membangkitkan kenangan-kenangan masa lalu Fung Lin yang sudah lama terpendam dalam-dalam. Luka-luka yang dulu ada akibat gambaran pahitnya tentang para pejabat, bapak presiden, pemilu, dan kerusuhan hebat di negeri ini yang sempat meluluhlantahkan hidup gadis-gadis bermata kuaci seperti dirinya pun terkuak.

Fung Lin mulai dihatui mimpi-mimpi aneh, tapi kebanyakan ia bermimpi tentang Rafi—pria yang ia kenal jauh sebelum kehidupannya yang sekarang. Ia menceritakan mimpi-mimpi anehnya serta firasa-firasat  tidak baik yang menakut-nakutinya kepada Rafi, tapi pria itu hanya menanggapinya dengan tenang sembari mencoba untuk realistis.

Tapi mimpi-mimpi itu tak mau pergi, mimpi itu terus datang hingga akhirnya Fung Lin mengerti mengapa mimpi-mimpi terus menghantuinya. Melalui penyerangan tikus-tikus di rumah makan tempatnya bekerja setelah ia memutuskan berhenti sebagai seorang wartawati dan hamster peliharaannya yang memakan anaknya sendiri, Fung Lin disadarkan tentang betapa bobroknya dunia politik dan ia tidak mau pria yang ia cintai hancur termakan dunia yang keji itu.

Review:Read More »

Sang Penyihir dari Portobello – Paulo Coelho

Sang-penyihir-dari-Portobello

Judul                     : Sang Penyihir dari Portobello

Penulis                 : Paulo Coelho

Penerjemah       : Olivia Gerungan

Penerbit              : Gramedia Pustaka Utama

Terbit                    :  Cetakan kelima, November 2013

Tebal                     : 304 halaman

Rate                       : 3 / 5

“Kau adalah apa yang kau percayai tentang dirimu sendiri” – Penyihir dari Portobello, hal 176

Sherine Khalil, atau biasa menyebut dirinya sendiri Anthena, menyadari kalau ia berbeda bahkan sejak ia masih kanak-kanak. Tumbuh sebagai anak seorang duta besar yang dibesarkan secara Katolik dengan taat, Sherine menjadi gadis yang cantik dan cerdas. Ia begitu dilimpahi kasih sayang oleh kedua orangtuanya, hingga tak mungkin anak yang begitu sempurna ternyata dikemudian hari menjadi begitu pembangkang dan keluar dari jalur yang sudah orangtuanya siapkan.

Dimulai dari kenyataan bahwa Sherine adalah seorang anak angkat yang diambil oleh orangtuanya di sebuah panti asuhan kumuh yang berada di daerah sengketa. Pemilik panti asuhan mengatakan bahkan Sherine adalah anak seorang gipsi, tapi ibu angkat Sherine tidak peduli dan merasa bayi itu sudah ditakdirkan sebagai anaknya. Tapi Sherine menerima kenyataan itu dengan tenang dan bilang kalau orangtua angkatnya tetap menjadi keluarganya yang tak tergantikan.

Kemudian, keanehan Sherine semakin menjadi-jadi dengan keinginan  Sherine untuk menikah muda dengan kekasihnya. Ia ingin memiliki seorang anak, hanya itu yang ia katakan ketika ditanya mengapa ia menikah muda. Akibatnya pernikahan yang premature itu tak berlangsung lama, segera setelah Sherine memiliki anak, ia terlalu sibuk mengurus anak laki-lakinya yang diberi nama Viorel itu, sementara suaminya mulai stres dengan kuangan dan biaya yang semakin menekan. Hingga keharmonisan keluarga mereka tidak bisa dipertahankan lagi dan akhirnya mereka pun bercerai.

Di sanalah titik dimana dunia Sherine berubah. Ia mulai mencari pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan dirinya dan bayinya di sebuah bank dan menyewa sebuah tempat di dekat bank tempatnya bekerja. Lalu ia berkenalan dengan tetangganya yang memiliki sebuah perkumpulan dan mengajarinya sebuah tarian yang merupakan sebuah ritual dari masa lampau. Hingga akhirnya takdir menuntunnya menuju sebauh gagasan yang menjadikannya seorang guru spiritual paling berpengaruh di Inggris.

Okay, sekarang lanjut dengan review-ku. Read More »