[Blogtour & Giveaway] 100 Days – Nathalia Theodora

90eea62a43df364ae6952e3a7f009942
 
 
Judul                     : 100 Days
Penulis                 : Nathalia Theodora
Penerbit              : Grasindo
Terbit                    : Cetakan pertama, November 2015
Tebal                     : 146 halaman
 
 

“Aku sudah mencintainya nyaris seumur hidupku. Meski selalu ditolak mentah-mentah olehnya, tapi aku begitu setia padanya. Aku tidak pernah mencitai laki-laki lain selain dia.”100 Days, hlm. 3

 

Ayah Ji-Hye tidak punya pilihan lain selain meninggalkan rumah kontrakan milik mereka. Lantaran terbelit hutang, ia memutuskan untuk bekerja pada Dae-Woon dan menitipkan putrinya kepada Park Tae-Joon. Ji-Hye mungkin bisa merasa gembira lantaran dapat tinggal seatap dengan pria yang ia cintai. Tapi, tidak dengan Park Tae-Joon yang selalu membencinya.Namun, Ji-Hye sama sekali tidak menyerah. Dengan berbekal tekad yang kuat, ia mengatur strategi yang diberinya nama: Strategi Seratus Hari, yang mana Park Tae-Joon harus berpacaran dengan dirinya dan Ji-Hye akan membuat Tae-Joon jatuh hati dalam seratus hari. Jika gagal, maka Tae-Joon boleh meninggalkannya dan ia pun akan menghilang dari kehidupan laki-laki itu.

Sekalipun merasa jengkel, Tae-Joon menerima tawaran itu. Ji-Hye yang sedikit antusias, tak menyangka kalau Shin Min-Ah—mantan pacar Tae-Joon—malahan muncul kembali dan menghancurkan harapannya. Melirik Tae-Joon, ia ragu, apakah strategi miliknya akan berhasil? Dan bagaimana dengan kata-kata Kim Dae-Won yang berengsek itu? Ia bilang, Ji-Hye tidak tahu apa-apa tentang hubungan ayahnya dengan ibu Tae-Joon.

Read More »

My Boyfriend’s Wedding Dress – Kim Eun Jeong


 
 
Judul                     : My Boyfriend’s Wedding Dress
Penulis                  : Kim Eun Jeong
Penerjemah         : Dwita Rizki Nientyas
Penerbit               : Penerbit Haru
Terbit                    : Cetakan ketiga, April 2013
Tebal                     : 444 halaman
Rate                       : 3/5
 
 

“Kau tahu? Kau sangat tidak cocok dengan definisi anak yatim piatu yang kau berikan. Anak yatim piatu yang ada dalam pikiranmu adalah anak yang kesepian, pesimis, dan memiliki kehidupan yang berat, sementara kau hidup dengan sangat berkecukupan. Bahkan, kadang aku merasa kau tidak peduli walau kau adalah seorang anak yatim paitu. Oleh kare itu, aku tidak mengerti kenapa kau selalu berkata seperti itu.” –My Boyfriend’s Wedding Dress, hlm. 357

 
 

Hae Yoon selalu beranggapan kalau dirinya adalah seorang yatim piatu yang sangat sial. Jarang tersenyum sampai-sampai tak ada seorang pun ingin mengadopsi dirinya saat di panti asuhan. Ketika dewasa, Hae Yoon tumbuh menjadi seorang pengacara andal. Ia tinggal di New York dan didukung secara finansial oleh Oh hwejangnim—pemilik perusahaan Bonbon Paper.Di usianya yang ke-33, Oh hwejangnim secara sengaja menjodohkannya dengan Oh Ye Rin, cucu semata wayangnya sekaligus pemegang separuh saham kepemilikan Bonbon Paper. Oh Ye Rin yang memiliki penampilan menarik dan berprofesi sebagai perancang busana terkenal, sama sekali tidak membuat Hae Yoon tertarik. Alih-alih menolak, Hae Yoon berpikir untuk menikmati separuh kekayaan dari Bonbon Paper.

Namun, siapa sangka kalau Ye Rin yang maniak gaun pengantin itu berteriak panik saat melihat gaunnya tertukar. Gaun pengantin satu-satunya karya perancang busana terkenal di Italia dan kini malah dikirim ke belahan dunia lainnya.

Hae Yoon, yang telah membuat perjanjian dengan Ye Rin mengenai pernikahan gadungan mereka, mau tak mau harus menghadapi fobia terbangnya. Duduk manis selama enam belas jam dan mendarat di Incheon.

Menemukan gaun tidak semudah membalikkan telapak tangan. Sebaliknya, Han Se Kyoung, yang memutuskan untuk melarikan diri di hari pernikahannya, baru saja menjemput orang yang salah. Setelah melaporkan laki-laki yang mengaku sebagai ututsan Ye Rin, Se Kyoung malah harus terlibat dalam sebuah petualangan konyol demi mendapatkan baju pengantin yang pernah melekat di tubuhnya.

 
 
Read More »