Point of Retreat ‘Titik Mundur’ – Colleen Hoover

84-2bpoint2bof2bretreat
 
 
Judul                     : Point of Retreat ‘Titik Mundur’ (Slammed #2)
Penulis                  : Colleen Hoover
Penerjemah         : Shandy Tan
Penerbit               : Gramedia Pustaka Utama
Terbit                    : Cetakan pertama, Februari 2012
Tebal                     : 352 halaman
Rate                       : 4/5
 
 

“Seorang pemuda boleh-boleh saja mengatakan cinta pada gadis yang dicintainya sampai mukanya biru. Kaa-kata tidak berarti apa pun bagai seorang perempuan bila kepalanya dipenuhi keraguan. Kau harus menunjukkan cintamu padanya.”Point of Retret ‘Titik Mundur’, hlm. 186

 

Sepeninggal Julia, Layken mau tak mau harus menjadi dewasa sebelum waktunya. Ia tak bisa meniru gaya pacaran orang banyak, bercumbu mesra, selalu mendahulukan kepentingannya. Layken memiliki Kel. Begitu juga dengan Will, yang memiliki Caulder. Sebagai tetangga yang baik, pun pacar yang memahami, keduanya saling bahu-membahu menolong.

Keadaan rumah menjadi semakin sesesak dan seru dengan kedatangan tetangga baru di koridor jalan. Will dan Layken tak malu-malu lagi menunjukkan hubungan mereka di depan para adik. Namun, tanpa disangka kehadiran Vaughn, mantan pacar Will, yang tak terduga malah membuat rencana penantian Will berantakan. Layken memilih jalan paling menyakitkan, mereka terpaksa harus berpisah.

Will tak rela melepaskan gadis yang amat dicintainya begitu saja. Will bertekad memenangkan hati Layken dengan puisi. Akan tetapi, saat Layken telah memaafkannya. Hal yang lebih besar datang dan menguji hubungan mereka untuk kesekian kali.

Bukan Will namanya jika mudah menyerah. Namun, kali ini apa lagi yang harus ia perbuat?

 
 

Read More »

[Review & Giveaway] The Unbroken Vow – Kezia Evi Wiadji

25c55beda08b171ccd789a884cbf74dd
 
 
Judul                     : The Unbroken Vow
Penulis                 : Kezia Evi Wiadji
Penerbit              : Gramedia Pustaka Utama
Terbit                    : Cetakan pertama, Agustus 2015
Tebal                     : 232 halaman
Rate                       : 3.5 / 5
 
 

“Kamu pasti bisa melewatinya. Dan kami pasti sudah tahu, ada Tuhan yang lebih besar dari semua masalah.”The Unbroken Vow, hlm. 188

 

Nyaris semua hal telah Ivy Sutedja taklukan. Keluarga, pekerjaan, dan juga pasangan hidup. Namun, di tengah kesibukannya menangani orderan dari bisnis bridal, kehidupannya dengan Ethan Wicaksana seketika disusupi oleh orang ketiga. Miss Sally yang seharusnya menjadi guru dan pembimbing putri mereka di sekolah, tak ayal malah terseret menjadi materi pertengkaran mereka.

Hannah, sahabatnya, menganjurkan Ivy untuk move on dan mencari pria yang lebih baik. Namun, ketika pertemuannya dengan Max mulai membuahkan respons manis. Ivy malah kembali diteror ketakutan masa lalu. Ia tak ingin bernasib seperti ibunya. Meninggalkan putri semata wayang mereka menangis begitu saja.

Ivy berusaha menutupi ketakutan itu sekuat hati. Mendekati Max untuk sebuah kehidupan baru, namun, semakin Ivy mengubur semuanya dalam-dalam. Ethan mulai menuai curiga atas hasil pemeriksaan kesehatan yang ditemukannya pada ruang kerja Ivy.

 
 

Read More »

Kambing & Hujan: Sebuah Roman – Mahfud Ikhwan

 

Judul                     : Kambing & Hujan: Sebuah Roman
Penulis                 : Mahfud Ikhwan
Penerbit              : Bentang Pustaka
Terbit                    : Cetakan pertama, Mei 2015
Tebal                     : 374 halaman
Rate                       : 4 / 5
 
 

“Sebab tak ada biografi tanpa sebuah roman!”Kambing dan Hujan, hlm. 72

 

Mifathul Abrar bertemu dengan Nurul Fauzia Jumat siang itu. Hatinya berdebar sembari menumpangi bus yang sama dengan seorang warga Centong. Sejauh apa ia merantau, ia selalu tahu gadis mana yang sekampung halaman dengannya. Mif lekas jatuh hati dengan Fauzia, pun dengan gadis itu, tapi siapa sangka kalau keduanya dibesarkan dengan dua aliran berbeda. Sama-sama Islam, namun berbeda adat, pun penempatan Hari Raya. Mif dibesarkan dengan tradisi Islam modern, Fauzia dengan Islam tradisional.

Sayangnya, Mif dan Fauzia tak bisa menyembunyikan perasaan itu terlalu lama, terlebih keduanya sudah memikirkan soal akad nikah. Centong bukan wilayah yang besar. Sedikit desas-desus, mau tak mau Fauzia harus buka mulut kepada Pak Fauzan, ayahnya. Sambil bermanja-manja, ia ingin minta restu, tapi di lain sisi Ibu Yatun, istrinya, malah diam seribu bahasa. Bukan persoalan Islam modern atau tradisional, tapi hatinya pedih saat mendengar nama Mif terucap dari bibir anak gadisnya.

Sedang Mif meminta kejelasan dengan Pak Kandar. Apa hanya lantaran persoalan Masjid Selatan dan Utara lantas keduanya tak bisa menikah? Atau pelanggaran norma agama hanya sekadar akal-akalan bapaknya yang ingin menutupi rahasia di masa lalu?

 

”Kita dulu mengira bapak-bapak kita adalah dua musuh bebuyutan yang tak terdamaikan. Ternyata, mereka dua sahabat karib, bahkan memanggil dengan panggilan “saudara”. Bukannya itu justru sangat menggembirakan?”Kambing dan Hujan, hlm. 152

Read More »

Easy ‘Mudahnya Mencintaimu’ – Tammara Webber


Judul                     : Easy ‘Mudahnya Mencintaimu’ (Contours of the Heart #1)
Penulis                 : Tammara Webber
Penerjemah       : Maria Masniari Lubis
Penerbit              : Gramedia Pustaka Utama
Terbit                    : Cetakan pertama, Januari 2015
Tebal                     : 320 halaman
Rate                       : 4 / 5
  

“Cinta bukan berarti ketiadaan logika
tetapi logika mempertimbangkan dan memikirkan kembali
menghangatkan dan menyesuaikan cinta itu
di dalam kontur-kontur hati”
 Easy ‘Mudahnya Mencintaimu’, hlm. 221

 
 
Seharusnya Jacqueline tidak meninggalkan pesta Halloween malam itu, tapi melihat Erin yang mengumbar kemesraan bersama Chaz. Sepertinya sahabatnya baru akan menghubunginya besok. Jacqueline baru saja hendak mengeluarkan rontek kunci di samping pintu mobil. Merogoh kepalang lama dan sekonyong-konyong saja Buck menyembul dari kegelapan.

Nasib sial Jacqueline tidak berhenti sampai di sana; Buck tidak hanya ingin menggodanya, ia baru saja menyingkap rok dan berniat memerkosa. Di tengah ketakutan Jacqueline, ia mendapat pertolongan dari Lucas.

Sejak insiden itu, Lucas yang tak pernah ia ingat namanya, selalu saja muncul di mana-mana. Di kelas Ekonomi, di kursi belakang, dengan tangan kelabu sehabis menggurat sketsa. Dan kepitan pensil di balik daun telinga, Jacqueline tidak semudah itu dapat melupakan Lucas. Ada sesuatu yang membuatnya merasa aman ketika bersama dengan Lucas, kendati tato-tato itu menjalari lengan bawahnya. Lucas adalah sosok misterius di kelas Ekonomi Dr. Heller. Ia muncul dan hilang begitu saja. Muncul di balik konter Starbucks dan menawarinya untuk dibuatkan sketsa.
 

“Itu sepenuhnya benar. Aku tahu seperti apa tipenya, meskipun tidak pernah melihatnya. Landon baik. Dan cerdas. Dan jujur.”Easy ‘Mudahnya Mencintaimu’, hlm. 81

 
Sementara, Jacqueline masih belum bisa melupakan Kennedy si Brengsek, yang memutuskan hubungan mereka dua minggu lalu, seorang tutor baik hati bernama Landon Maxfield malah ikut mengusik rasa penasaran Jacqueline. Keduanya belum pernah bertemu. Tapi, Jacqueline yakin, Landon bukan pria yang buruk. Nilai-nilainya bahkan meningkat dengan signifikan. Apalagi setelah ia mengerjakan lembar-lembar soal bocoran yang tanpa disangka muncul di ujian berikutnya.

Siapa sesungguhnya Landon? Dan mengapa Lucas terus-terusan menghindar ketika keduanya tak sadar semakin dekat?

Read More »

Hujan Daun Daun – Lidya Renny Ch., Tsaki Daruchi, Putra Zaman

Hujan Daun2

Judul                     : Hujan Daun-Daun

Penulis                 : Lidya Renny Ch., Tsaki Daruchi, Putra Zaman

Penerbit              : Gramedia Pustaka Utama

Terbit                    :  2014

Tebal                     : 248 halaman

Rate                       : 5 / 5

“Cinta itu tak pernah ada, Lukita, bahkan setelah aku mencoba menumbuhkannya sekuat tenaga.” – Surat Alex kepada istrinya, hal 132

Hidup kadang mengungkapkan rahasianya dengan cara yang tidak terduga dan kisah hidup Tania menunjukkan bahwa khayalan tidak seindah kenyataan. Terlahir sebagai gadis yatim piatu yang sama sekali tidak punya petunjuk tentang orangtuanya, Tania tumbuh dalam tanda tanya besar. Kakek-neneknya yang seharusnya bisa menjelaskan kenyataan, ternyata selama belasan tahun hanya bungkam dan tidak pernah mau mengungkapkan sejarah masa lalu Tania.

Tapi jiwa Tania yang mengharapkan jawaban ternyata selalu hidup di dalam dirinya. Gadis yang berulang tahun setiap empat tahun sekali ini selalu mendapat mimpi-mimpi aneh yang muncul di setiap kali ulang tahunnya mulai dekat. Mimpi tentang dua orang gadis kecil yang sedang bermain petak umpet. Seorang dari gadis kecil itu adalah dirinya, tapi ia tidak bisa mengenali gadis kecil yang satunya lagi; mimpi  yang sama yang selalu menghantuinya selama 20 tahun terakhir hidupnya.

Sampai  akhirnya, mendekati ulang tahunnya yang ke-20, Tania yakin akan ada sesuatu yang besar terjadi di hidupnya. Bermula dari perkenalannya dengan Adrian, kakak tingkatnya di universitas, melalui kencan buta yang diprakarsai oleh sahabat-sahabatnya—hingga akhirnya cinta menyapa Tania tanpa tending aling-aling akibat percakapan menarik tentang ulang tahun mereka yang sama. Kejutan-kejutan lain mengekori dan datang bak meteor lolos yang menghantam dunianya.

Seorang wanita paruh baya tiba-tiba saja datang pada Tania dan mengungkapkan kenyataan yang menghancurkan bayangan indah tentang orangtuanya. Selama ini, Tania menyangka kalau orangtuanya menikah dalam kebahagiaan, namun ternyata wanita itu justru mengakui diri sebagai ibu tirinya—wanita yang sesungguhnya dicintai oleh ayahnya. Seperti ada kaca yang pecah di dada Tania, hatinya remuk, ia tak menyangka Kakek dan Neneknya menutupi kenyataan bahwa ayahnya kabur dari rumah dan memilih kawin lari dengan wanita lain.

Maka, dimulailah pencarian Tania tentang jati dirinya. Berbekal sebuah lukisan yang dibuat oleh ayahnya untuk dirinya, hingga mimpi-mimpi yang masih saja datang silih berganti seolah menuntut untuk diungkapkan. Tania tahu, masih banyak rahasia-rahasia lain yang disembunyikan hidup ini darinya, terutama tentang gadis kecil yang bermain petak umpet bersamanya di dalam mimpi.

Pada akhirnya, akankah Tania menemukan rahasia itu? Bisakah ia menemukan jawaban dari tanda tanya besar yang sudah menghantui hidupnya? Apakah Tania akan senang dengan jawaban tersebut atau malah kecewa karena mendapati kenyataan tak seindah khayalannya selama ini? Silakan beli bukunya segera!

Read More »